Oleh: Fuad Fahmi Hasan[2]
“Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota
(Mekah) ini yang aman, Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk
yang sebaik-baiknya . kemudian Kami kembalikan Dia ke tempat yang
serendah-rendahnya (neraka), kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan
amal saleh; Maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. Maka Apakah yang
menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan
keterangan) itu? Bukankah Allah hakim yang seadil-adilnya?” (at-Tiin: 1-8)
Orientasi merupakan masa di mana peserta didik meninjau atau mengenal
kondisi lingkungan yang baru, guna memberikan pandangan kepada peserta didik
baru untuk menggali potensi diri dan memberikan gambaran tentang proses
pendidikan yang akan di jalaninya selama beberapa tahun kedepan sesuai dengan
jenjang pendidikannya. Oleh karena itu, Masa orientasi merupakan awal yang
menentukan tentang bagaimana membentuk karakter peserta didik agar menjadi
pribadi yang baik dan memahami betul peranannya sebagai subyek dan obyek
pendidikan.