Oleh: Libasut Taqwa[1]
Terlalu banyak awalan
yang saya kira untuk memulai guratan singkat ini. Tapi semoga pilihan berikut
cukup sesuai dengan apa yang saya, kita, dan semua orang rasakan kini.
Pada Mei 1913, seorang
pembuat film asal Rusia, Noah Sokolovsky tiba di Palestina. Ia berencana
membuat sebuah film tentang pemukiman Yahudi di Palestina. Selama mengelilingi
negara tersebut antara Mei dan Juni, selesailah sebuah film yang diberi judul The Life of The Jews in Palestine. Sebuah
film rumit, bisu, tanpa dubbing
suara, membingungkan, dan juga menjadi awal propaganda perang besar.